”Tebarlah kebaikan dimana pun berada dan jadilah orang pertama yang berbuat kebaikan. Mudah-mudahan kita selalu ingat dengan tekad kehormatan kita yang utama, untuk menjadi seorang muslim yang terpercaya sampai mati. Dan tiga pantangan yang akan selalu kita ingat, pantang mengeluh, pantang menyerah, dan pantang menjadi beban.”

"CINTA".., sebuah Fitrah yang begitu Suci dari sang "MAHA PENCIPTA"...


Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang . Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir"...

Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit...

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung  Dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram...

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya. Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan. Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik...

Agama tidak membelenggu perasaan manusia. Agama tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia . Akan tetapi agama mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya...
Agama mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan pernikahan harus bersih dari persentuhan yang haram.

'PERNIKAHAN' TEMPAT BERMUARANYA "CINTA"...

Pernikahan merupakan sebuah ibadah. Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka. Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang haramkan agama sangat tidak disarankan.

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama. Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus. Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat.

Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama. Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.

Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah sebagai pemersatunya. Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini. Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.

Note:
Cinta harus dipagari oleh agama, karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis, sedangkan pernikahan dimana bermuaranya Cinta yang menuju pada perjanjian suci yang menjadikan Allah sebagai pemersatunya..

Jadi kalau sudah saling Cinta segera Menikah yaa..!!

1 komentar:

MOHON BERIKAN KOMENTAR YANG BAIK TIDAK BERBAU PORNOGRAFI DAN GIBAH..!! TERIMA KASIH...

diatas langit masih ada langit...

jangan pernah merasa hebat karena selalu ada yang lebih hebat,
jangan pernah merasa kuat karena selalu ada yang lebih kuat,
jangan pernah merasa cantik karena selalu ada yang lebih cantik,
jangan merasa kaya karena akan selalu ada yang lebih kaya,
jangan merasa miskin karena akan selalu ada yang lebih miskin,
semua itu karena diatas langit masih ada langit...


berucap syukurlah selalu dengan apa yang telah kamu terima dan kamu miliki dan selalu mohon petunjuk dan ridhoNya...